Sungai, Laut, Danau, Telaga

1. SUNGAI

Sungai adalah aliran air yang besar dan memanjang yang mengalir secara terus-menerus dari hulu (sumber) menuju hilir (muara). Ada juga sungai yang terletak di bawah tanah, disebut sebagai "underground river".

JENIS JENIS SUNGAI

1. MENURUT JUMLAH AIRNYA:

·                     Sungai Permanen
            Sungai permanen merupakan sungai yang sepanjang tahun debit airnya relatif tetap. Salah satu contohnya adalah sungai Kapuas yang terletak di Kalimantan. Contoh lainnya adalah sungai Kahayan, sungai Barito, sungai Mahakam di Kalimantan, sungai Musi dan sungai Indigri di Sumatra.
·                     Sungai Periodik
            Sungai periodik adalah sungai yang ketika saat musim hujan tiba airnya mendadak banyak, tetapi pada saat ketika musim kemarau tiba airnya sedikit. Contoh sungai jenis tersebut sangat banyak dijumpai di pulau Jawa. Misalnya sungai Bengawan Solo, sungai Opak, sungai Progo dan sungai Conde di daerah Yogyakarta, serta sungai Brantas di Jawa Timur.
·                     Sungai Intermittent atau Sungai Episodik
            Sungai ini merupakan sungai yang mengalirkan airnya pada saat musim penghujan tiba, jadi sungai jenis ini hanya mengalirkan airnya ketika musim hujan saja. Sedangkan ketika pada saat musim kemarau ada airnya tapi tidak mengalir seperti layaknya sungai pada umumnya. Misalnya sungai Kalada si pulau Sumba dan sungai Batanghari di Sumatra.
·                     Sungai Ephemeral
            Sungai ephemeral yaitu sungai yang terdapat airnya hanya pada saat musim hujan saja. Namun pada intinya sungai semacam ini hampir memiliki kesamaan dengan jenis sungai episodic. Hanya saja ketika musim hujan sungai semacam ini belum tentu airnya sebanyak sungai lainnya.


2. MANURUT GENETIKA:

·                     Sungai Konsekwen
            Sungai konsekwen adalah sungai yang arah aliran airnya searah dengan kemiringan lereng.
·                     Sungai Subsekwen
            Sungai Subsekwen adalah sungai yang aliran airnya tegak lurus dengan sungai konsekwen.
·                     Sungai Obsekwen
            Sungai Obsekwen adalah anak sungai subsekwen yang aliran airnya berlawanan arah dengan sungai konsekwen.
·                     Sungai Insekwen
            Sungai insekwen adalah sungai yang aliran airnya tidak teratur atau terikat oleh lereng daratan.
·                     Sungai Resekwen
            Sungai resekwen adalah anak sungai subsekwen yang alirannya searah dengan konsekwen.
·                     Sungai Andesen
            Sungai andesen adalah sungai kekuatan erosi ke dalamnya bisa mengimbangi pengangkatan lapisan batuan yang dilewatinya.
·                     Sungai Anaklinal
            Sungai anaklinal adalah sungai yang arah aliran airnya mengalami perubahan karena disebabkan tidak mampu mengimbangi pengangkatannya lapisan batuan.

3. MENURUT SUMBER AIRNYA:

·                     Sungai Hujan
            Sungai hujan adalah sungai yang tentunya pasti dari air hujan yang turun ke daratan. Biasanya seperti ini banyak dijumpai di pulau Jawa dan kawasan Nusa Tenggara.
·                     Sungai Gletser
            Sungai gletser adalah sungai yang berasal dari melelehnya es. Peristiwa ini sering dijumpai di Negara-negara yang beriklim dingin seperti sungai Gangga di India dan sungai Rhein di Jerman.
·                     Sungai Campuran
            Sungai campuran adalah sungai yang berasal dari air hujan dan lelehan es. Peristiwa ini bisa dijumpai di Papua, contohnya sungai Digul dan sungai Mamberamo.
MANFAAT SUNGAI

Sungai sangat berguna bagi kehidupan, di antaranya: untuk perikanan, irigasi, pembangkit listrik, prasarana transportasi air, dan dapat juga digunakan sebagai sarana rekreasi atau hiburan.

1. Sebagai sumber air pengairan daerah pertanian
2. Menambah kesuburan tanah karena terbentuknya endapan vulkanik
3. Sumber bangunan seperti pasir , kerikil dan batu kali
4. Sarana lalu lintas air
5. Sarana budidaya perikanan darat
6. pembangkit tenaga listrik (PLTA)
7. Sarana Industri
8. Sarana kebutuhan rumah tangga seperti mandi , cuci dan kakus ( MCK)


2. DANAU

Danau adalah sejumlah air (tawar atau asin) yang terakumulasi di suatu tempat yang cukup luas, yang dapat terjadi karena mencairnya gletser, aliran sungai, atau karena adanya mata air. Biasanya danau dapat dipakai sebagai sarana rekreasi, dan olahraga.
Danau adalah cekungan besar di permukaan bumi yang digenangi oleh air bisa tawar ataupun asin yang seluruh cekungan tersebut dikelilingi oleh daratan.

JENIS-JENIS DANAU

Danau tektonik


Danau tektonik adalah danau yang terjadi akibat adanya peristiwa tektonik pada kulit bumi seperti gempa, patahan, atau lipatan pada permukaan tanah. Contoh : Danau Poso, Tempe, Tondano, Towuti di Sulawesi; Danau Singkarak, Maninjau dan Danau Takengon di Sumatera.

 

Danau vulkanik (danau kawah)


Danau vulkanik adalah jenis danau yang terjadi karena aktivitas vulkanik/ magma seperti yang terdapat pada kawah-kawah gunung api. Contoh Danau Kelimutu, Kawah Bromo, Batur, Kerinci, Kelud, dan Kawah Gunung Kelud.

 

Danau tekto-vulkanik


Danau ini terjadi karena ada gabungan dua kekuatan yang terjadi bersama-sama, yaitu tektonik dan vulkanik. Contoh : Danau Toba di Sumatera Utara.

Danau es/ glasial


Danau es terjadi karena erosi gletsyer. Pencairan es akibat erosi akan mengisi cekungan-kekungan yang dilalui sehingga terbentuk danau. Contoh danau ini banyak terdapat di perbatasan antara Amerika dan Kanada, yaitu Danau Superior, Danau Michigan dan Danau Ontario.

 

Danau Karst (dolina)


Jenis danau karst yang terdapat di daera kapur dan terbentuk akibat proses erosi atau pelarutan batu kapur sehingga mengakibatkan cekungan yang kemudian terisi oleh air. Contoh danau karst di daerah pegunungan kapur di Yogyakarta.

 

Danau buatan  atau waduk


Danau ini sengaja dibuat oleh manusia dengan cara membendung sungai. Contoh : Waduk Saguling, Citarum. Dan Jatiluhur di Jawa Barat; Riam kanan dan Riam kiri di Kalimantan Selatan; serta Rawa Pening, Kedung Ombo, dan Gajah Mungkur di Jawa Tengah.


Manfaat Danau
Manfaat danau di antaranya untuk PLTA, irigasi atau pengairan pertanian masyarakat, perikanan atau tambak air tawar, dan bisa juga dimanfaatkan untuk sarana rekreasi atau hiburan.
1.                  Sebagai sumber air tawar,
2.                  Sumber pembangkit tenaga listrik,
3.                  Perikanan ,
4.                  Pengairan atau irigasi ,
5.                  Pencegah banjir,
6.                  Sarana rekreasi serta olah raga.



3. HUJAN

Hujan adalah sebuah peristiwa Presipitasi (jatuhnya cairan yang berasal dari atmosfer yang berwujud cair maupun beku ke permukaan bumi) berwujud cairan. Hujanmembutuhkan keberadaan lapisan atmosfer tebal supaya dapat menemui suhu di atas titik leleh es di dekat dan di atas permukaan Bumi

JENIS-JENIS HUJAN

a.Berdasarkan Proses Terjadinya
  • Hujan siklonal, yaitu hujan yang terjadi karena udara panas yang naik disertai dengan angin berputar.
  • Hujan Senithal, yaitu hujan yang sering terjadi di daerah sekitar ekuator(garis khayal yang membagi bumi menjadi bagian utara dan selatan), akibat pertemuan Angin Pasat Timur Laut dengan Angin Pasat Tenggara. Kemudian angin tersebut naik dan membentuk gumplan-gumpalan awan di sekitar ekuator yang berakibat awan menjadi jenuh dan turunlah hujan.
  • Hujan Orografis, yaitu hujan yang terjadi karena angin yang mengandung uap air yang bergerak horizontal. Angin tersebut naik menuju pegunungan , suhu udara menjadi dingin sehingga terjadi kondensasi. Terjadilah hujan di sekitar pegunungan.
  • Hujan Frontal, yaitu hujan yang terjadi apabila massa udara yang dingin bertemu dengan massa udara yang panas. Tempat pertemuan antara kedua massa itu disebut bidang front. Karena lebih berat, massa udara dingin menjadi lebih berada di bawah. Di sekitar bidang front inilah sering terjadi hujan lebat yang disebut hujan frontal.
  • Hujan Muson atau Hujan Musiman, yaitu hujan yang terjadi karena Angin Musim (Angin Muson). Penyebab terjadinya Angin Muson adalah karena adanya pergerakan semu tahunan Matahari antara Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan. Di Indonesia, hujan muson terjadi di bulan Oktober sampai April. Sementara di kawasan Asia Timur terjadi di bulan Mei sampai Agustus. Siklus inilah yang menyebabkan adanya musim penghujan dan musim kemarau.

b.Berdasarkan Ukuran Butirannya
  • Hujan Gerimis , diameter butirannya kurang dari 0.5 mm.
  • Hujan Salju, terdiri dari kristal-kristal es yang suhunya berada di bawah 0 derajat Celcius.
  • Hujan Batu Es, curahan batu es yang turun dalam cuaca panas dari awan yangg suhunya dibawa 0 derajat Celcius.
  • Hujan Deras, curahan air yang turun dari awan dengan suhu diatas 0 derajat Celcius dengan diameter kurang lebih 7 mm.


c.Berdasarkan Besar Curah Hujan (Definisi BMKG)
  • Hujan Sedang, 20-50 mm perhari.
  • Hujan Lebat, 50-100 mm perhari.
  • Hujan Sangat Lebat, di atas 100 mm perhari.


MANFAAT HUJAN

1.               Menyuburkan tanaman
Manfaat dari hujan yang pertama adalah menyuburakan tanaman. Ini adalah hal yang pasti karena tumbuh- tumbuhan sangat membutuhkan air untuk tumbuh dan berkembang. Karena air akan berperan sebagai air minum bagi tumbuh- tumbuhan. Air yang cukup diterima oleh tumbuhan akan menyebabkan tumbuhan tersebut tumbuh subur dan juga mudah berkembang. Oleh karena itulah kita seringkali melihat bahwa ketika musim penghujan tiba maka kita melihat tumbuh- tumbuhan akan lebih subur dibandingkan ketika musim kemarau tiba. Oleh karena itulah kita juga bisa melihat bahwa ketika musim penghujan tiba maka lingkungan di sekitar kita menjadi lebih hijau dan juga lebih subur.
2.               Persediaan air minum
Hujan juga bisa bermanfaat sebagai salah satu penyedia air minum. Meskipun kita telah mengetahui bahwasannya air minum biasanya diambil dari sumber air yang ada di dalam tanah atau dari daerah pegunungan, namun ternyata air minum juga bisa disediakan dari air hujan. Namun air hujan yang akan dijadikan air minum ini perlu diolah terlebih dahulu agar bersih dan juga terhindar dari berbagai macam penyakit. Selain itu kadar asam yang terkandung di dalam air hujan juga perlu diturunkan supaya bisa dikonsumsi dengan aman oleh perut manusia. Dengan mengolah air hujan menjadi air minum kita dapat menghemat pemakaian air tanah (baca: ciri-ciri air tanah yang baik). Sehingga persediaan air tanah akan cukup digunakan untuk waktu yang lebih lama.
3.               Sebagai sumber perekonomian sebagian masyarakat
Air hujan juga dapat digunakan sebagai sumber penghasilan bagi sebagian masyarakat. Ada beberapa profesi yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan turunnya hujan. Beberapa profesi tersebut antara lain ojek payung, taksi, ataupun bagi orang- orang yang menjual beberapa perlengkapan hujan. Dengan demikian orang- orang ini akan mendapatkan penghasilan lebih ketika musim hujan datang. Selain profesi- profesi yang telah disebutkan di atas, ada pula beberapa penjual makanan yang laris apabila berjualan di musim penghujan. Misalnya adalah penjual makanan- makanan serba hangat. Penjual makanan hangat akan lebih banyak mendapatkan penghasilan ketika musim hujan tiba. Karena biasanya orang- orang akan mencari makanan yang serba hangat ketika hujan sedang turun.
4.               Mendukung keberhasilan dalam bercocok tanam
Manfaat hujan yang lainnya adalah mendukung keberhasilan bercocok tanam. Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa pertumbuhan dan kesuburan  tanaman sangat bergantung kepada air. Dan hujan pun menurunkan air yang akan membuat tanaman- tanaman tersebut menjadi subur. Oleh karena itulah hujan juga akan menyuburkan tanaman- tanaman termasuk juga tanaman yang ditanam oleh para petani. Sebagian besar masyarakat di Indonesia mempunyai  profesi sebagai petani, dengan demikian hujan akan sangat menguntungkan petani. Petani tidak perlu repot- repot  membeli air untuk menyirami tanaman karena sudah ada hujan yang turun.
5.               Sumber tenaga listrik
Hujan juga dapat bermanfaat sebagai sumber tenaga listrik. Kekuatan hujan terkadang dapat menimbulkan kekuatan untuk dapat memunculkan energi listrik. Terkadang pula hujan yang turun menyebabkan  terjadinya petir. Petir merupakan listrik alam. Ada alat yang bisa digunakan untuk menangkap kekuatan daro petir dan menyimpannya sebagai sumber listrik. Apabila listrik alam kita kumpulkan maka kita bisa sedikit menghemat pembuatan listrik yang dibuat dari bahan bakar  fosil (baca: kelebihan dan kekurangan bahan bakar fosil) yang gterkadang dapat membahayakan bagi manusia.
6.               Menghemat air tanah
Manfaat hujan yang selanjutnya adalah bisa menghemat kita dalam penggunaan air ntanha. Kita semua tahu banyak sekali fungsi yang diperoleh dari air hujan. Oleh karena air hujan ini sangat bermanfaat dalam berbagai bidang, maka kita akan dapat menghemat penggunaan air tanah. Kita bisa menggunakan air hujan untuk menyirami tanaman dan tidak menggunakan air tanah. Kemudian kita bisa mengolah air minum dari air hujan dan menghemat penggunaan air tanah. Selain itu kita juga bisa memanfaatkan air hujan untuk hal- hal lainnya yang bisa dimanfaatkan oleh air tanah.
7.               Menjaga kelangsungan hidup manusia
Keberadaan air sangat penting manusia. Air ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal. Demikian pula hujan. Oleh karena itulah seringkali orang menyebutkan bahwa hujan yang turun merupakan suatu berkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan itu memanglah benar. Salah satu berkah yang dapat dirasakan oleh manusia bahwa keberadaan hujan ini adalah untuk menjaga kelangsungan hidup manusia.
8.               Memperbaiki kualitas udara
Salah satu fungsi yang sangat penting dari adanya hujan adalah memperbaiki kualitas udara di sekitar kita. Udara yang berada di sekitar kita sudah banyak sekali tercemar polusi udara. Polusi udara ini bersalah dari bermacam- macam hal, seperti asap kendaraan bermotor, asap pabrik, dan penggunaan beberapa macam peralatan elektronik yang menimbulkan zat- zat tertentu. Dengan adanya hujan maka keadaan udara yang tercemar tadi akan ternetralisir. Seperti halnya ketika udara di sekitar kita tercemar oleh banyak sekali debu, maka ketika menyiram dengan air maka debu- debu tersebut akan hilang dan kembali bersih.

4. WADUK

            Waduk adalah adalah tempat pada permukaan tanah yang digunakan untuk menampung air saat terjadi kelebihan air / musim penghujan sehingga air itu dapat dimanfaatkan pada musim kering. Sumber air waduk terutama berasal dari aliran permukaan dtambah dengan air hujan langsung.

JENIS-JENIS WADUK

I. Tipe Waduk/Bendungan berdasarkan tujuan pembangunannya :
q  Waduk eka guna/tujuan tunggal (single purpose) merupakan waduk yang dibangun untuk memenuhi satu tujuan saja, misalnya untuk pembangkit tenaga listrik, irigasi, pengendali banjir, atau tujuan lainnya tetapi hanya untuk satu tujuan saja.
q  Waduk multi guna/ serba guna (multi purpose) merupakan waduk  yang dibangun untuk memenuhi beberapa tujuan, misalnya : pembangkit tenaga listrik (PLTA) dan irigasi, pengendali banjir dan PLTA, air minum dan irigasi, air baku, PLTA dan irigasi dan lain sebagainya.

II. Tipe Waduk/Bendungan berdasarkan penggunaannya :
q  Waduk penampung air (storage) merupakan waduk yang digunakan untuk menyimpan air pada masa surplus dan dipergunakan pada masa kekurangan, termasuk dalam bendungan penampung adalah tujuan rekreasi, perikanan, pengendali banjir dan lain – lain.
q  Waduk pembelok (diversion) adalah waduk yang digunakan untuk meninggikan muka  air, biasanya untuk keperluan mengalirkan air ke dalam sistem aliran menuju ke tempat yang memerlukan.
q  Waduk penahan (detention) adalah waduk yang digunakan untuk memperlambat dan mengusahakan seminimal mungkin efek aliran banjir yang mendadak. Air ditampung secara berkala / sementara, dialirkan melalui pelepasan (outlet). Air ditahan selama mungkin dan dibiarkan meresap di daerah sekitarnya.

III. Tipe Waduk berdasarkan jalannya air :
q  Waduk untuk dilewati air (overflow) adalah waduk yang dibangun untuk dilimpasi air pada bangunan pelimpah (spillway).
q  Bendungan untuk menahan air (non overflow) adalah waduk yang sama sekali tidak boleh dilimpasi air.
IV.Tipe Waduk/Bendungan berdasarkan  material pembentuknya :
q  Bendungan urugan (rock fill dam, embankment dam) adalah bendungan yang dibangun dari hasil penggalian bahan (material) tanpa tambahan bahan lain yang bersifat campuran secara kimiawi, jadi betul – betul bahan pembentuk bangunan asli
q  Bendungan beton (concrete dam) adalah bendungan yang dibuat dari konstruksi beton baik dengan tulangan maupun tidak. Kemiringan permukaan hulu dan hilir tidak sama pada umumnya bagian hilir lebih landai dan bagian hulu mendekati vertikal dan bentuknya ramping. Bendungan ini dibagi lagi menjadi dua yaitu bendungan beton berdasarkan berat sendiri stabilitas tergantung pada massanya,bendungan beton dengan penyangga (buttress dam) dimana permukaan hulu menerus dan di hilirnya pada jarak tertentu ditahan, bendungan berbentuk lengkung serta bendungan beton kominasi.


 MANFAAT WADUK

Beberapa manfaat yang mampu diberikan sebuah waduk diantaranya adalah :
1. Irigasi
            Pada saat musim hujan, air hujan yang turun di daerah tangkapan air sebagian besar akan mengalir ke sungai-sungai, air itu dapat ditampung sehingga pada musim kemarau air yang tertampung tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, antara lain untuk irigasi lahan pertanian.

2. Penyediaan Air Baku
            Waduk selain sebagai sumber untuk pengairan persawahan juga dimanfaatkan sebagai bahan baku air minum dimana diperkotaan sangat langka dengan air bersih.

3. Sebagai PLTA
            Dalam menjalankan fungsinya sebagai PLTA, waduk dikelola untuk mendapatkan kapasitas listrik yang dibutuhkan. Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) adalah suatu sistem pembangkit listrik yang biasanya terintegrasi dalam bendungan dengan memanfaatkan energi mekanis aliran air untuk memutar turbin, diubah menjadi energi listrik melalui generator.

4. Pariwisata dan Olahraga Air
            Dengan pemandangan yang indah waduk juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi dan selain tempat rekreasi juga dimanfaatkan sebagai tempat olahraga air maupun sebagai tempat latihan para atlet olahraga air.

5. Pengendali Banjir
            Dengan dibangunnya waduk maka kemungkinan terjadinya banjir pada musim hujan dapat dikurangi dan pada musim kemarau air yang tertampung tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, antara lain untuk pembangkit listrik tenaga air, untuk irigasi lahan pertanian, untuk perikanan, untuk pariwisata dan lain sebagainya



5. TELAGA

Telaga dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia artinya sama dengan danau; kolam; perigi; balong: sumur pengeboran sumber minyak tanah; bendungan, dam, empang, luak, mata airsendang, situ/setu, sumber, sumur, tambak, tasik. Telaga atau danau merupakan cekungan di daratan yang terisi air. Arti danau adalah suatu cekungan pada permukaan bumi yang memiliki kriteria, yaitu:
·         Air cukup dalam dan sudah menunjukkan adanya strata temperatur bedasarkan kedalamannya.
·         Vegetasi atau tumbuhan almatik yang mengapung di atas permukaan air tidak cukup menutupi seluruh permukaan air dan hanya berada pada pinggiran saja.
·         Sudah menunjukkan adanya gelombang yang sudah mampu membentuk barrens, waresweptshore, atau shoal.


MANFAAT TELAGA

- Sarana pariwisata
- Sarana pengairan
- Pencegah banjir saat hujan


6. AIR TANAH

Air tanah merupakan air yang terdapat dalam pori-pori tanah atau pada celah-celah batuan.Air tanah terbentuk dari air hujan. Pada saat turun hujan, sebagian titik-titik air meresap kedalam tanah(infiltrasi).

Jenis Air Tanah


Air tanah dapat dikelompokan berdasarkan letaknya pada permukaan tanah dan berdasarkan asalnya. Berdasarkan letaknya, air tanah dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu Air Tanah Freatik dan Air Tanah Dalam (Artesis).

Air Tanah Freatik merupakan air tanah dangkal yang letaknya tidak jauh dari permukaan tanah serta berada di atas lapisan kedap air/impermeable. Contohnya air sumur yang terletak di antara air permukaan dan lapisan kedap air (impermeable). Air Tanah Dalam (Artesis) meruapakan air tanah dalam yang terletak di antara lapisan akuifer dengan lapisan batuan kedap air (akuifer terkekang).

Sedangkan berdasarkan asalnya, air tanah dapat dibagi menjadi 3 jenis yaitu Air Tanah Meteorit (Vados), Air Tanah Baru (Juvenil), dan Air Konat. Air Tanah Meteorit (Vados) merupakan air tanah yang berasal dari proses presipitasi (hujan) dari awan yang mengalami kondensasi bercampur debu meteorit. Air Tanah Juvenil merupakan air tanah yang terbentuk dari dalam bumi karena intrusi magma. Air tanah juvenil ditemukan dalam bentuk air panas (geyser). Air Konat merupakan air tanah yang terjebak pada lapisan batuan purba.


Manfaat Air Tanah


  • Kebutuhan rumah tangga, yaitu untuk mandi, mencuci, memasak, dan air minum.
  • Irigasi, yaitu sumber air bagi pertanian, misalnya sumur bordi daerah Indramayu, Jawa Barat.
  • Perindustrian, yaitu dimanfaatkan sebagai sumber air industri,misalnya industri tekstil dimanfaatkan untuk pencelupan, industri kulit untuk membersihkan kulit, dan lain-lain.
  • Merupakan bagian yang penting dalam siklus hidrologi, menyediakan kebutuhatan air bagi hewan dan tumbuh-tumbuhan, dan merupakan persediaan air bersih secara alami.
  • Di salah satu pedukuhan kecil kawasan karst Gombong Selatan, sungai bawah tanah digunakan sebagai sumber pembangkit listrik dengan distribusi pembagian jumlah daya yang mereka kelola sendiri. Meskipun di Kecamatannya sendiri belum teraliri listrik dari PLN.
  • Sebagai laboratorium alam, sungai bawah tanah memiliki biota, sistem hidrologi dan unsur lain yang spesifik. Berbagai ilmu yang menyangkut biota, gua beserta lingkungannya, genesa gua dan lain sebagainya terdapat satu unifikasi ilmu yaitu speleologi.
  • Untuk wisata umum, di Kalimantan Selatan ada dua buah gua yang dapat dilayari yang mulai dikembangkan sebagai objek wisata.
  • Wisata minat khusus, untuk penggemar kegiatanalam bebas (caving, cave diving, black water rafting). Berbagai macam kondisi yang multi komplek cukup menantang untuk penggemar kegiatan alam bebas. Saat ini perkembangan kegiatan caving dan kegiatan alam lain yang berhubungan banyak dilakukan di Indonesia maupun di luar negeri.


Comments

Popular posts from this blog

50 Nama Gereja di Indonesia

Pumbunuhan dan Korupsi

Dinamika dan Struktur bumi