Sunga, Laut Danau Telaga
1. SUNGAI
Sungai adalah aliran air yang besar dan memanjang yang mengalir
secara terus-menerus dari hulu (sumber) menuju hilir (muara). Ada juga sungai yang terletak
di bawah tanah, disebut sebagai "underground river".
JENIS JENIS SUNGAI
1. MENURUT JUMLAH AIRNYA:
·
Sungai Permanen
Sungai permanen merupakan
sungai yang sepanjang tahun debit airnya relatif tetap. Salah satu contohnya
adalah sungai Kapuas yang terletak di Kalimantan. Contoh lainnya adalah sungai
Kahayan, sungai Barito, sungai Mahakam di Kalimantan, sungai Musi dan sungai
Indigri di Sumatra.
·
Sungai Periodik
Sungai periodik adalah sungai
yang ketika saat musim hujan tiba airnya mendadak banyak, tetapi pada saat
ketika musim kemarau tiba airnya sedikit. Contoh sungai jenis tersebut sangat
banyak dijumpai di pulau Jawa. Misalnya sungai Bengawan Solo, sungai Opak,
sungai Progo dan sungai Conde di daerah Yogyakarta, serta sungai Brantas di
Jawa Timur.
·
Sungai Intermittent atau Sungai Episodik
Sungai ini merupakan sungai
yang mengalirkan airnya pada saat musim penghujan tiba, jadi sungai jenis ini
hanya mengalirkan airnya ketika musim hujan saja. Sedangkan ketika pada saat
musim kemarau ada airnya tapi tidak mengalir seperti layaknya sungai pada
umumnya. Misalnya sungai Kalada si pulau Sumba dan sungai Batanghari di
Sumatra.
·
Sungai Ephemeral
Sungai ephemeral yaitu sungai
yang terdapat airnya hanya pada saat musim hujan saja. Namun pada intinya
sungai semacam ini hampir memiliki kesamaan dengan jenis sungai episodic. Hanya
saja ketika musim hujan sungai semacam ini belum tentu airnya sebanyak sungai
lainnya.
2. MANURUT GENETIKA:
·
Sungai Konsekwen
Sungai konsekwen adalah sungai
yang arah aliran airnya searah dengan kemiringan lereng.
·
Sungai Subsekwen
Sungai Subsekwen adalah sungai
yang aliran airnya tegak lurus dengan sungai konsekwen.
·
Sungai Obsekwen
Sungai Obsekwen adalah anak
sungai subsekwen yang aliran airnya berlawanan arah dengan sungai konsekwen.
·
Sungai Insekwen
Sungai insekwen adalah sungai
yang aliran airnya tidak teratur atau terikat oleh lereng daratan.
·
Sungai Resekwen
Sungai resekwen adalah anak
sungai subsekwen yang alirannya searah dengan konsekwen.
·
Sungai Andesen
Sungai andesen adalah sungai
kekuatan erosi ke dalamnya bisa mengimbangi pengangkatan lapisan batuan yang
dilewatinya.
·
Sungai Anaklinal
Sungai anaklinal adalah sungai
yang arah aliran airnya mengalami perubahan karena disebabkan tidak mampu
mengimbangi pengangkatannya lapisan batuan.
3. MENURUT SUMBER AIRNYA:
·
Sungai Hujan
Sungai hujan adalah sungai
yang tentunya pasti dari air hujan yang turun ke daratan. Biasanya seperti ini
banyak dijumpai di pulau Jawa dan kawasan Nusa Tenggara.
·
Sungai Gletser
Sungai gletser adalah sungai
yang berasal dari melelehnya es. Peristiwa ini sering dijumpai di Negara-negara
yang beriklim dingin seperti sungai Gangga di India dan sungai Rhein di Jerman.
·
Sungai Campuran
Sungai campuran adalah sungai
yang berasal dari air hujan dan lelehan es. Peristiwa ini bisa dijumpai di
Papua, contohnya sungai Digul dan sungai Mamberamo.
MANFAAT
SUNGAI
Sungai
sangat berguna bagi kehidupan, di antaranya: untuk perikanan, irigasi,
pembangkit listrik, prasarana transportasi air, dan dapat juga digunakan
sebagai sarana rekreasi atau hiburan.
1.
Sebagai sumber air pengairan daerah pertanian
2. Menambah kesuburan tanah karena terbentuknya endapan vulkanik
3. Sumber bangunan seperti pasir , kerikil dan batu kali
4. Sarana lalu lintas air
5. Sarana budidaya perikanan darat
6. pembangkit tenaga listrik (PLTA)
7. Sarana Industri
8. Sarana kebutuhan rumah tangga seperti mandi , cuci dan kakus ( MCK)
2. Menambah kesuburan tanah karena terbentuknya endapan vulkanik
3. Sumber bangunan seperti pasir , kerikil dan batu kali
4. Sarana lalu lintas air
5. Sarana budidaya perikanan darat
6. pembangkit tenaga listrik (PLTA)
7. Sarana Industri
8. Sarana kebutuhan rumah tangga seperti mandi , cuci dan kakus ( MCK)
2. DANAU
Danau adalah sejumlah air (tawar atau asin) yang terakumulasi di suatu tempat yang cukup luas,
yang dapat terjadi karena mencairnya gletser, aliran
sungai, atau karena adanya mata air. Biasanya danau dapat dipakai sebagai
sarana rekreasi, dan olahraga.
Danau adalah cekungan besar di
permukaan bumi yang digenangi oleh air bisa tawar ataupun asin yang seluruh
cekungan tersebut dikelilingi oleh daratan.
JENIS-JENIS DANAU
Danau tektonik
Danau
tektonik adalah danau yang terjadi akibat adanya peristiwa tektonik pada kulit
bumi seperti gempa, patahan, atau lipatan pada permukaan tanah. Contoh : Danau
Poso, Tempe, Tondano, Towuti di Sulawesi; Danau Singkarak, Maninjau dan Danau
Takengon di Sumatera.
Danau vulkanik (danau kawah)
Danau
vulkanik adalah jenis danau yang terjadi karena aktivitas vulkanik/ magma
seperti yang terdapat pada kawah-kawah gunung api. Contoh Danau Kelimutu, Kawah
Bromo, Batur, Kerinci, Kelud, dan Kawah Gunung Kelud.
Danau tekto-vulkanik
Danau
ini terjadi karena ada gabungan dua kekuatan yang terjadi bersama-sama, yaitu
tektonik dan vulkanik. Contoh : Danau Toba di Sumatera Utara.
Danau es/ glasial
Danau
es terjadi karena erosi gletsyer. Pencairan es akibat erosi akan mengisi
cekungan-kekungan yang dilalui sehingga terbentuk danau. Contoh danau ini
banyak terdapat di perbatasan antara Amerika dan Kanada, yaitu Danau Superior,
Danau Michigan dan Danau Ontario.
Danau Karst (dolina)
Jenis
danau karst yang terdapat di daera kapur dan terbentuk akibat proses erosi atau
pelarutan batu kapur sehingga mengakibatkan cekungan yang kemudian terisi oleh
air. Contoh danau karst di daerah pegunungan kapur di Yogyakarta.
Danau buatan atau waduk
Danau
ini sengaja dibuat oleh manusia dengan cara membendung sungai. Contoh : Waduk
Saguling, Citarum. Dan Jatiluhur di Jawa Barat; Riam kanan dan Riam kiri di
Kalimantan Selatan; serta Rawa Pening, Kedung Ombo, dan Gajah Mungkur di Jawa
Tengah.
Manfaat Danau
Manfaat danau di antaranya untuk PLTA, irigasi
atau pengairan pertanian masyarakat, perikanan atau tambak air tawar, dan bisa
juga dimanfaatkan untuk sarana rekreasi atau hiburan.
1.
Sebagai
sumber air tawar,
2.
Sumber
pembangkit tenaga listrik,
3.
Perikanan
,
4.
Pengairan
atau irigasi ,
5.
Pencegah
banjir,
6.
Sarana
rekreasi serta olah raga.
3.
HUJAN
Hujan adalah sebuah
peristiwa Presipitasi (jatuhnya cairan yang berasal dari atmosfer yang berwujud
cair maupun beku ke permukaan bumi) berwujud cairan. Hujanmembutuhkan keberadaan lapisan atmosfer tebal supaya dapat
menemui suhu di atas titik leleh es di dekat dan di atas permukaan Bumi
JENIS-JENIS HUJAN
a.Berdasarkan
Proses Terjadinya
- Hujan siklonal, yaitu hujan yang terjadi
karena udara panas yang naik disertai dengan angin berputar.
- Hujan Senithal, yaitu hujan yang sering
terjadi di daerah sekitar ekuator(garis khayal yang membagi bumi menjadi
bagian utara dan selatan), akibat pertemuan Angin Pasat Timur Laut dengan
Angin Pasat Tenggara. Kemudian angin tersebut naik dan membentuk
gumplan-gumpalan awan di sekitar ekuator yang berakibat awan menjadi jenuh
dan turunlah hujan.
- Hujan Orografis, yaitu hujan yang terjadi
karena angin yang mengandung uap air yang bergerak horizontal. Angin
tersebut naik menuju pegunungan , suhu udara menjadi dingin sehingga
terjadi kondensasi. Terjadilah hujan di sekitar pegunungan.
- Hujan Frontal, yaitu hujan yang terjadi
apabila massa udara yang dingin bertemu dengan massa udara yang panas.
Tempat pertemuan antara kedua massa itu disebut bidang front. Karena lebih
berat, massa udara dingin menjadi lebih berada di bawah. Di sekitar bidang
front inilah sering terjadi hujan lebat yang disebut hujan frontal.
- Hujan Muson atau
Hujan Musiman,
yaitu hujan yang terjadi karena Angin Musim (Angin Muson). Penyebab
terjadinya Angin Muson adalah karena adanya pergerakan semu tahunan
Matahari antara Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan. Di Indonesia,
hujan muson terjadi di bulan Oktober sampai April. Sementara di kawasan
Asia Timur terjadi di bulan Mei sampai Agustus. Siklus inilah yang
menyebabkan adanya musim penghujan dan musim kemarau.
b.Berdasarkan
Ukuran Butirannya
- Hujan Gerimis , diameter butirannya kurang
dari 0.5 mm.
- Hujan Salju, terdiri dari
kristal-kristal es yang suhunya berada di bawah 0 derajat Celcius.
- Hujan Batu Es, curahan batu es yang turun
dalam cuaca panas dari awan yangg suhunya dibawa 0 derajat Celcius.
- Hujan Deras, curahan air yang turun
dari awan dengan suhu diatas 0 derajat Celcius dengan diameter kurang
lebih 7 mm.
c.Berdasarkan Besar
Curah Hujan (Definisi BMKG)
- Hujan Sedang, 20-50 mm perhari.
- Hujan Lebat, 50-100 mm perhari.
- Hujan Sangat Lebat, di atas 100 mm perhari.
MANFAAT
HUJAN
1.
Menyuburkan tanaman
Manfaat dari hujan yang
pertama adalah menyuburakan tanaman. Ini adalah hal yang pasti karena tumbuh-
tumbuhan sangat membutuhkan air untuk tumbuh dan berkembang. Karena air akan
berperan sebagai air minum bagi tumbuh- tumbuhan. Air yang cukup diterima oleh
tumbuhan akan menyebabkan tumbuhan tersebut tumbuh subur dan juga mudah
berkembang. Oleh karena itulah kita seringkali melihat bahwa ketika musim
penghujan tiba maka kita melihat tumbuh- tumbuhan akan lebih subur dibandingkan
ketika musim kemarau tiba. Oleh karena itulah kita juga bisa melihat bahwa
ketika musim penghujan tiba maka lingkungan di sekitar kita menjadi lebih hijau
dan juga lebih subur.
2.
Persediaan air minum
Hujan juga bisa bermanfaat
sebagai salah satu penyedia air minum. Meskipun kita telah mengetahui
bahwasannya air minum biasanya diambil dari sumber air yang ada di dalam tanah
atau dari daerah pegunungan, namun ternyata air minum juga bisa disediakan dari
air hujan. Namun air hujan yang akan dijadikan air minum ini perlu diolah
terlebih dahulu agar bersih dan juga terhindar dari berbagai macam penyakit.
Selain itu kadar asam yang terkandung di dalam air hujan juga perlu diturunkan
supaya bisa dikonsumsi dengan aman oleh perut manusia. Dengan mengolah air
hujan menjadi air minum kita dapat menghemat pemakaian air tanah (baca: ciri-ciri air
tanah yang baik). Sehingga persediaan air tanah akan cukup digunakan
untuk waktu yang lebih lama.
3.
Sebagai sumber perekonomian sebagian
masyarakat
Air hujan juga dapat
digunakan sebagai sumber penghasilan bagi sebagian masyarakat. Ada beberapa
profesi yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan turunnya hujan. Beberapa
profesi tersebut antara lain ojek payung, taksi, ataupun bagi orang- orang yang
menjual beberapa perlengkapan hujan. Dengan demikian orang- orang ini akan
mendapatkan penghasilan lebih ketika musim hujan datang. Selain profesi-
profesi yang telah disebutkan di atas, ada pula beberapa penjual makanan yang
laris apabila berjualan di musim penghujan. Misalnya adalah penjual makanan-
makanan serba hangat. Penjual makanan hangat akan lebih banyak mendapatkan
penghasilan ketika musim hujan tiba. Karena biasanya orang- orang akan mencari
makanan yang serba hangat ketika hujan sedang turun.
4.
Mendukung keberhasilan dalam bercocok tanam
Manfaat hujan yang lainnya
adalah mendukung keberhasilan bercocok tanam. Seperti yang telah kita ketahui
bersama bahwa pertumbuhan dan kesuburan tanaman sangat bergantung kepada
air. Dan hujan pun menurunkan air yang akan membuat tanaman- tanaman tersebut
menjadi subur. Oleh karena itulah hujan juga akan menyuburkan tanaman- tanaman
termasuk juga tanaman yang ditanam oleh para petani. Sebagian besar masyarakat
di Indonesia mempunyai profesi sebagai petani, dengan demikian hujan akan
sangat menguntungkan petani. Petani tidak perlu repot- repot membeli air
untuk menyirami tanaman karena sudah ada hujan yang turun.
5.
Sumber tenaga listrik
Hujan juga dapat
bermanfaat sebagai sumber tenaga listrik. Kekuatan hujan terkadang dapat
menimbulkan kekuatan untuk dapat memunculkan energi listrik. Terkadang pula
hujan yang turun menyebabkan terjadinya petir. Petir merupakan listrik
alam. Ada alat yang bisa digunakan untuk menangkap kekuatan daro petir dan
menyimpannya sebagai sumber listrik. Apabila listrik alam kita kumpulkan maka
kita bisa sedikit menghemat pembuatan listrik yang dibuat dari bahan
bakar fosil (baca: kelebihan dan
kekurangan bahan bakar fosil) yang gterkadang dapat membahayakan
bagi manusia.
6.
Menghemat air tanah
Manfaat hujan yang
selanjutnya adalah bisa menghemat kita dalam penggunaan air ntanha. Kita semua
tahu banyak sekali fungsi yang diperoleh dari air hujan. Oleh karena air hujan
ini sangat bermanfaat dalam berbagai bidang, maka kita akan dapat menghemat
penggunaan air tanah. Kita bisa menggunakan air hujan untuk menyirami tanaman
dan tidak menggunakan air tanah. Kemudian kita bisa mengolah air minum dari air
hujan dan menghemat penggunaan air tanah. Selain itu kita juga bisa
memanfaatkan air hujan untuk hal- hal lainnya yang bisa dimanfaatkan oleh air
tanah.
7.
Menjaga kelangsungan hidup manusia
Keberadaan air sangat
penting manusia. Air ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal. Demikian pula
hujan. Oleh karena itulah seringkali orang menyebutkan bahwa hujan yang turun
merupakan suatu berkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan itu memanglah benar.
Salah satu berkah yang dapat dirasakan oleh manusia bahwa keberadaan hujan ini
adalah untuk menjaga kelangsungan hidup manusia.
8.
Memperbaiki kualitas udara
Salah satu fungsi yang
sangat penting dari adanya hujan adalah memperbaiki kualitas udara di sekitar
kita. Udara yang berada di sekitar kita sudah banyak sekali tercemar polusi
udara. Polusi udara ini bersalah dari bermacam- macam hal,
seperti asap kendaraan bermotor, asap pabrik, dan penggunaan beberapa macam
peralatan elektronik yang menimbulkan zat- zat tertentu. Dengan adanya hujan
maka keadaan udara yang tercemar tadi akan ternetralisir. Seperti halnya ketika
udara di sekitar kita tercemar oleh banyak sekali debu, maka ketika menyiram
dengan air maka debu- debu tersebut akan hilang dan kembali bersih.
4. WADUK
Waduk adalah adalah tempat pada permukaan tanah yang digunakan untuk menampung air
saat terjadi kelebihan air / musim penghujan sehingga air itu dapat
dimanfaatkan pada musim kering. Sumber air waduk terutama berasal dari aliran permukaan
dtambah dengan air hujan langsung.
JENIS-JENIS
WADUK
I.
Tipe Waduk/Bendungan berdasarkan tujuan pembangunannya :
q Waduk
eka guna/tujuan tunggal (single purpose) merupakan waduk yang dibangun untuk
memenuhi satu tujuan saja, misalnya untuk pembangkit tenaga listrik, irigasi,
pengendali banjir, atau tujuan lainnya tetapi hanya untuk satu tujuan saja.
q Waduk
multi guna/ serba guna (multi purpose) merupakan waduk yang dibangun untuk
memenuhi beberapa tujuan, misalnya : pembangkit tenaga listrik (PLTA) dan irigasi, pengendali banjir
dan PLTA, air minum dan irigasi, air baku, PLTA dan irigasi dan lain
sebagainya.
II. Tipe
Waduk/Bendungan berdasarkan penggunaannya :
q Waduk
penampung air (storage) merupakan waduk yang digunakan untuk
menyimpan air pada masa surplus dan dipergunakan pada masa kekurangan, termasuk
dalam bendungan penampung adalah tujuan rekreasi, perikanan,
pengendali banjir dan lain – lain.
q Waduk
pembelok (diversion) adalah waduk yang digunakan untuk meninggikan
muka air, biasanya untuk keperluan
mengalirkan air ke dalam sistem aliran menuju ke tempat yang memerlukan.
q Waduk
penahan (detention) adalah waduk yang digunakan untuk memperlambat dan
mengusahakan seminimal mungkin efek aliran banjir yang mendadak. Air ditampung
secara berkala / sementara, dialirkan melalui pelepasan (outlet). Air
ditahan selama mungkin dan dibiarkan meresap di daerah sekitarnya.
III. Tipe
Waduk berdasarkan jalannya air :
q Waduk
untuk dilewati air (overflow) adalah waduk yang dibangun untuk
dilimpasi air pada bangunan pelimpah (spillway).
q Bendungan
untuk menahan air (non overflow) adalah waduk yang sama
sekali tidak boleh dilimpasi air.
IV.Tipe Waduk/Bendungan berdasarkan material
pembentuknya :
q Bendungan
urugan (rock fill dam, embankment dam) adalah bendungan yang dibangun
dari hasil penggalian bahan (material) tanpa tambahan bahan lain yang bersifat campuran secara kimiawi,
jadi betul – betul bahan pembentuk bangunan asli
q Bendungan
beton (concrete dam) adalah bendungan yang dibuat dari konstruksi
beton baik dengan tulangan maupun tidak. Kemiringan permukaan hulu dan hilir
tidak sama pada umumnya bagian hilir lebih landai dan bagian hulu mendekati
vertikal dan bentuknya ramping. Bendungan ini dibagi lagi menjadi dua yaitu
bendungan beton berdasarkan berat sendiri stabilitas tergantung pada massanya,bendungan
beton dengan penyangga (buttress dam) dimana permukaan hulu menerus dan di hilirnya pada
jarak tertentu ditahan, bendungan berbentuk lengkung serta bendungan beton
kominasi.
MANFAAT WADUK
Beberapa
manfaat yang mampu diberikan sebuah waduk diantaranya adalah :
1.
Irigasi
Pada saat musim hujan, air hujan yang turun di daerah tangkapan air sebagian
besar akan mengalir ke sungai-sungai, air itu dapat ditampung sehingga pada
musim kemarau air yang tertampung tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai
keperluan, antara lain untuk irigasi lahan pertanian.
2.
Penyediaan Air Baku
Waduk selain sebagai sumber untuk pengairan persawahan juga dimanfaatkan
sebagai bahan baku air minum dimana diperkotaan sangat langka dengan air
bersih.
3.
Sebagai PLTA
Dalam menjalankan fungsinya sebagai PLTA, waduk dikelola untuk mendapatkan
kapasitas listrik yang dibutuhkan. Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) adalah
suatu sistem pembangkit listrik yang biasanya terintegrasi dalam bendungan
dengan memanfaatkan energi mekanis aliran air untuk memutar turbin, diubah
menjadi energi listrik melalui generator.
4. Pariwisata dan Olahraga Air
Dengan pemandangan yang indah
waduk juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat
rekreasi dan selain tempat rekreasi juga dimanfaatkan sebagai tempat olahraga air maupun sebagai
tempat latihan para atlet olahraga air.
5.
Pengendali Banjir
Dengan dibangunnya waduk maka kemungkinan terjadinya banjir pada musim hujan
dapat dikurangi dan pada musim kemarau air yang tertampung tersebut dapat
dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, antara lain untuk pembangkit listrik
tenaga air, untuk irigasi lahan pertanian, untuk
perikanan, untuk pariwisata dan lain sebagainya
5. TELAGA
Telaga dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia
artinya sama dengan danau; kolam; perigi; balong: sumur pengeboran sumber
minyak tanah; bendungan,
dam, empang, luak, mata air, sendang,
situ/setu, sumber, sumur, tambak, tasik. Telaga atau danau
merupakan cekungan di daratan yang terisi air. Arti danau adalah suatu cekungan
pada permukaan bumi yang memiliki kriteria, yaitu:
·
Air cukup dalam dan sudah
menunjukkan adanya strata temperatur bedasarkan kedalamannya.
·
Vegetasi atau tumbuhan almatik
yang mengapung di atas permukaan air tidak cukup menutupi seluruh permukaan air
dan hanya berada pada pinggiran saja.
·
Sudah menunjukkan adanya gelombang
yang sudah mampu membentuk barrens,
waresweptshore, atau shoal.
MANFAAT
TELAGA
- Sarana pariwisata
- Sarana pengairan
- Pencegah banjir saat hujan
- Sarana pengairan
- Pencegah banjir saat hujan
6. AIR TANAH
Air tanah merupakan air yang terdapat dalam pori-pori tanah atau pada celah-celah batuan.Air
tanah terbentuk dari air hujan. Pada saat turun hujan, sebagian
titik-titik air meresap kedalam tanah(infiltrasi).
Jenis Air Tanah
Air
tanah dapat dikelompokan berdasarkan letaknya pada permukaan tanah dan berdasarkan
asalnya. Berdasarkan letaknya, air tanah dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu Air Tanah Freatik dan Air
Tanah Dalam (Artesis).
Air
Tanah Freatik merupakan air tanah dangkal yang letaknya tidak jauh dari
permukaan tanah serta berada di atas lapisan kedap air/impermeable. Contohnya
air sumur yang terletak di antara air permukaan dan lapisan kedap air
(impermeable). Air Tanah Dalam (Artesis) meruapakan air tanah dalam yang
terletak di antara lapisan akuifer dengan lapisan batuan kedap air (akuifer terkekang).
Sedangkan berdasarkan asalnya, air tanah dapat dibagi menjadi
3 jenis yaitu Air Tanah
Meteorit (Vados), Air
Tanah Baru (Juvenil), dan Air
Konat. Air Tanah Meteorit (Vados) merupakan air tanah yang berasal dari
proses presipitasi (hujan) dari awan yang mengalami kondensasi bercampur debu
meteorit. Air Tanah Juvenil merupakan air tanah yang terbentuk dari dalam bumi
karena intrusi magma. Air tanah juvenil ditemukan dalam bentuk air panas
(geyser). Air Konat merupakan air tanah yang terjebak pada lapisan batuan
purba.
Manfaat Air Tanah
- Kebutuhan rumah tangga,
yaitu untuk mandi, mencuci, memasak, dan air minum.
- Irigasi, yaitu sumber air
bagi pertanian, misalnya sumur bordi daerah Indramayu, Jawa Barat.
- Perindustrian, yaitu
dimanfaatkan sebagai sumber air industri,misalnya industri tekstil
dimanfaatkan untuk pencelupan, industri kulit untuk membersihkan kulit,
dan lain-lain.
- Merupakan bagian yang
penting dalam siklus hidrologi, menyediakan kebutuhatan air bagi hewan dan
tumbuh-tumbuhan, dan merupakan persediaan air bersih secara alami.
- Di salah satu pedukuhan
kecil kawasan karst Gombong Selatan, sungai bawah tanah digunakan sebagai
sumber pembangkit listrik dengan distribusi pembagian jumlah daya yang
mereka kelola sendiri. Meskipun di Kecamatannya sendiri belum teraliri
listrik dari PLN.
- Sebagai laboratorium alam,
sungai bawah tanah memiliki biota, sistem hidrologi dan unsur lain yang
spesifik. Berbagai ilmu yang menyangkut biota, gua beserta lingkungannya,
genesa gua dan lain sebagainya terdapat satu unifikasi ilmu yaitu
speleologi.
- Untuk wisata umum, di
Kalimantan Selatan ada dua buah gua yang dapat dilayari yang mulai
dikembangkan sebagai objek wisata.
- Wisata minat khusus, untuk
penggemar kegiatanalam bebas (caving, cave diving, black water rafting).
Berbagai macam kondisi yang multi komplek cukup menantang untuk penggemar
kegiatan alam bebas. Saat ini perkembangan kegiatan caving dan kegiatan
alam lain yang berhubungan banyak dilakukan di Indonesia maupun di luar
negeri.
Comments
Post a Comment